Andai

Malam itu seorang teman bercerita tentang hidupnya dengan menghabiskan beberapa batang rokok yang terus ia hisap tanpa henti. Asap rokok yang mengebul memenuhi ruangan seakan membuat mata ini terasa perih. Ia bilang ia takut untuk mati, ia bilang ia ingin terus hidup. Tanpa terasa, ia mencoba membawaku berangan. Memimpin sebuah mimpi yang berandai2. Mengandaikan menjadi manusia abadi, manusia yang tak kan pernah mati. Mungkinkah rasa takut itu tetap ada? Terlelap saya dibuainya malam itu, dengan semua cerita kepenatannya tentang hidup, tentang semua kepahitan hidup yang pernah dialaminya.
Saya jadi bertanya2 dalam hati. Jika saja semua makhluk di dunia ini akan mati? Lalu..akan dibawa kemanakah kita nanti?

4 comments so far

  1. Krebo on

    Ke tempat yang sesuai dengan apa yang dicari dan ditanam di dunia.

  2. nico on

    ngapain jg hidup abadi??it’s the scariest thing in the world..life becomes meaningful because it ends..

  3. wadehel on

    Ada pria, ada wanita
    Ada siang, ada malam

    Ada materi, ternyata ada anti materi

    Kalau ada awal, pasti ada akhir
    Kalau ada lahir, ya pasti ada mati

    Kalau ada cara berpikir yang salah,
    pasti karena ada bebex, hihihi..

    Eh, eh, tapi….
    Kalau ketidakabadian itu ada
    Harusnya keabadian ntu juga ada ya.

    eh, emang pertanyaanya ttg apa sih?
    Ooooooh. Ya baca saja kitab yang terdekat, biasanya disitu diceritakan apa yang harus diyakini bila muncul pertanyaan soal begini.

    *numpang ngeblog*

  4. pramur on

    Numpang nimbrung nih Mas…
    Hla? Ada kok manusia yang abadi! Setidaknya yang nulis di atas saya ini juga abadi kan (mahasiswa abadi)? ^_^ v


Leave a reply